Apakah LMS (Learning Management System) itu?
LMS adalah perangkat lunak
yang digunakan untuk membuat
materi perkuliahan on-line
(berbasis web) dan mengelola
kegiatan pembelajaran serta
hasil-hasilnya.
LMS mendukung:
• Administrasi
• Peyampaian materi
• Penilaian
• Pelacakan/tracking & monitoring
• Kolaborasi
• Komunikasi
Melalui LMS Dosen dapat
• Membuat silabi, materi
• Manajemen file
• Membuat soal tes, quiz
• Memonitor aktivitas mahasiswa
• Memberi nilai
• Mengolah nilai
• Berinteraksi dengan mahasiswa
(forum, email, chat)
• Melihat kemajuan mahasiswa
Melalui LMS Mahasiswa dapat
• Akses silabi, materi, tugas-tugas
• Mengirim tugas
• Melihat hasil penilaian
• Mengerjakan tes/quiz
• Manajemen file
• Berinteraksi dengan mahasiswa
dan dosen (forum, email, chat)
• Kerja kelompok
Melalui LMS Administrator dapat
• Pendaftaran matakuliah
• Menentukan dosen dan
matakuliah
• Melakukan back-up
• Pengelolaan website
LMS yang tersedia
• LMS Komersial:
– WebCT, Blackboard, dll.
• LMS Open Source:
– Moodle, Claroline, Ilias, Atutor, dll
Keuntungan Software Open
Source
• Perkembangan software OS jauh lebih cepat
dibanding software berlisensi.
• Perbaikan bugs, peningkatan, perkembangan baru
dapat diperoleh semua orang.
• Software tersedia bebas dengan dukungan
komunitas global.
• Software dengan bebas dapat dimodifikasi dan
diredistribusi.
• Sofware berkualitas tinggi, stabil, aman
• Cocok untuk komunitas pendidikan.
skip to main |
skip to sidebar
Jumat, 30 April 2010
PENGENALAN KOMPUTER
1. Sistem Komputer
• Komputer
Definisi komputer adalah alat elektronik yang
dapat menerima input data, mengolah data dan
memberikan hasil dalam bentuk informasi
dengan menggunakan suatu program y6ang
tersimpan di memori komputer dan juga dapat
menyimpan program dan hasil pengolahan yang
bekerja secara otomatis.
• Sistem
Definisi sitem adalah jaringan daripada elemenelemen
yang saling berhubungan, membentuk
suatu kesatuan untuk melaksanakan suatu
tujuan pokok dari sistem tersebut.
• Tujuan pokok sistem komputer
adalah pengolahan data untuk
menghasilkan informasi.
• Elemen-elemen :
Hardware (perangkat keras)
Software (perangkat lunak)
a. Hardware
Bentuk fisik dari komputer yang terdiri dari :
• Input device (Alat input)
Digunakan untuk menerima input yang
dapat berupa :
• signal input : energi yg akan dirubah oleh sistem
(data).
• maintenace input : program yang digunakan untuk
mengolah data masukan.
Contoh : keyboard, pointing device,
scanner, sensor.
• CPU (central processing unit)
Tempat pemrosesan instruksi-instruksi
program (disebut microprocessor).
b. Software
• Terdiri dari :
– sistem operasi, pengelola seluruh
sumberdaya sistem komputer dan
sebagai penyedia layanan.
– Perangkat lunak sistem (bahasa), untuk
menterjemahkan bahasa level tinggi ke
level rendah.
– Perangkat lunak aplikasi, untuk
menyelesaikan masalah tertentu.
2. Bahasa Pemrograman
• Program harus ditulis dalam suatu
bahasa yang dimengerti oleh
komputer yaitu dalam Bahasa
pemrogram dibedakan menjadi :
– Bahasa tingkat rendah (low level
language) : bahasa yang berorientasi
ke mesin.
– Bahasa tingkat tinggi (high level
language) : bahasa yang berorientasi
ke manusia (seperti bahasa inggris)
contoh bahasa Pascal, bahasa C dll.
• Program yang ditulis dalam bahasa
pemrograman akan diterjemahkan
ke dalam bahasa mesin (kenal
dengan biner digit) dengan
menggunakan penterjemah.
Penterjemah :
– Interpreter : menterjemahkan baris per
baris instruksi. Contoh bahasa Basic.
– Compiler : menterjamahkan setelah
seluruh instruksi ditulis. Contoh
bahasa Pascal, C, Ada ,C++, dll.
3. Algoritma
Definisi Algoritma adalah urutan langkahlangkah
logis penyelesaian masalah yang
disusun secara sistematis.
Ciri penting algoritma
• Algoritma harus berhenti setelah
mengerjakan sejumlah langkah terbatas.
• Setiap langkah harus didefinisikan
dengan tepat dan tidak berarti-dua
(Ambiguitas).
• Algoritma memiliki nol atau lebih
masukkan.
• Algoritma memiliki nol atau lebih
keluaran.
• algoritma harus efektif (setiap langkah
harus sederhana sehingga dapat
dikerjakan dalam waktu yang masuk
akal).
• Komputer
Definisi komputer adalah alat elektronik yang
dapat menerima input data, mengolah data dan
memberikan hasil dalam bentuk informasi
dengan menggunakan suatu program y6ang
tersimpan di memori komputer dan juga dapat
menyimpan program dan hasil pengolahan yang
bekerja secara otomatis.
• Sistem
Definisi sitem adalah jaringan daripada elemenelemen
yang saling berhubungan, membentuk
suatu kesatuan untuk melaksanakan suatu
tujuan pokok dari sistem tersebut.
• Tujuan pokok sistem komputer
adalah pengolahan data untuk
menghasilkan informasi.
• Elemen-elemen :
Hardware (perangkat keras)
Software (perangkat lunak)
a. Hardware
Bentuk fisik dari komputer yang terdiri dari :
• Input device (Alat input)
Digunakan untuk menerima input yang
dapat berupa :
• signal input : energi yg akan dirubah oleh sistem
(data).
• maintenace input : program yang digunakan untuk
mengolah data masukan.
Contoh : keyboard, pointing device,
scanner, sensor.
• CPU (central processing unit)
Tempat pemrosesan instruksi-instruksi
program (disebut microprocessor).
b. Software
• Terdiri dari :
– sistem operasi, pengelola seluruh
sumberdaya sistem komputer dan
sebagai penyedia layanan.
– Perangkat lunak sistem (bahasa), untuk
menterjemahkan bahasa level tinggi ke
level rendah.
– Perangkat lunak aplikasi, untuk
menyelesaikan masalah tertentu.
2. Bahasa Pemrograman
• Program harus ditulis dalam suatu
bahasa yang dimengerti oleh
komputer yaitu dalam Bahasa
pemrogram dibedakan menjadi :
– Bahasa tingkat rendah (low level
language) : bahasa yang berorientasi
ke mesin.
– Bahasa tingkat tinggi (high level
language) : bahasa yang berorientasi
ke manusia (seperti bahasa inggris)
contoh bahasa Pascal, bahasa C dll.
• Program yang ditulis dalam bahasa
pemrograman akan diterjemahkan
ke dalam bahasa mesin (kenal
dengan biner digit) dengan
menggunakan penterjemah.
Penterjemah :
– Interpreter : menterjemahkan baris per
baris instruksi. Contoh bahasa Basic.
– Compiler : menterjamahkan setelah
seluruh instruksi ditulis. Contoh
bahasa Pascal, C, Ada ,C++, dll.
3. Algoritma
Definisi Algoritma adalah urutan langkahlangkah
logis penyelesaian masalah yang
disusun secara sistematis.
Ciri penting algoritma
• Algoritma harus berhenti setelah
mengerjakan sejumlah langkah terbatas.
• Setiap langkah harus didefinisikan
dengan tepat dan tidak berarti-dua
(Ambiguitas).
• Algoritma memiliki nol atau lebih
masukkan.
• Algoritma memiliki nol atau lebih
keluaran.
• algoritma harus efektif (setiap langkah
harus sederhana sehingga dapat
dikerjakan dalam waktu yang masuk
akal).
Senin, 22 Februari 2010
Pengantar Pendidikan
mengatur tata kehidupan manusia dalam suatu tatanan dan seluruh lingkungannya. Maka, proses dan lembaga pendidikan dalam pandangan rekonstruksionisme perlu merombak tata susunan lama dan membangun tata susunan hidup kebudayaan yang baru, untuk mencapai tujuan utama terse but memerlukan kerjasama antar ummat manusia.
B. Tokoh-tokoh Rekonstruksionisme
Rekonstruksionisme dipelopori oleh George Count dan Harold Rugg pada tahun 1930, ingin membangun masyarakat baru, masyarakat yang pantas dan adil. Beberapa tokoh dalam aliran ini: Caroline Pratt, George Count, Harold Rugg
C. Tempat Asal Aliran Rekonstruksionisme
Rekonstruksionisme merupakan kelanjutan dari gerakan progresivisme. Gerakan ini lahir didasarkan atas suatu anggapan bahwa kaum progresif hanya memikirkan dan melibatkan diri dengan masalah-masalah masyarakat yang ada sekarang.
D. Pandangan Rekonstruksionisme dan Penerapannya di Bidang Pendidikan
Aliran rekonstruksionisme berkeyakinan bahwa tugas penyelamatan dunia merupakan tugas semua umat manusia atau bangsa. Karenanya pembinaan kembali daya inetelektual dan spiritual yang sehat akan membina kembali manusia melalui pendidikan yang tepat atas nilai dan norma yang benar pula demi generasi sekarang dan generasi yang akan datang, sehingga terbentuk dunia baru dalam pengawasan umat manusia.
Kemudian aliran ini memiliki persepsi bahwa masa depan suatu bangsa merupakan suatu dunia yang diatur, diperintah oleh rakyat secara demokratis dan bukan dunia yang dikuasai oleh golongan tertentu. Sila-sila demokrasi yang sungguh bukan hanya leori tetapi mesti menjadi kenyataan, sehingga dapat diwujudkan suatu dunia dengan potensi-potensi teknologi, mampu meningkatkan kualitas kesehatan, kesejahteraan dan kemakmuran serta keamanan masyarakat tanpa membedakan warna kulit, keturunan, nasionalisme, agama (kepercayaan) dan masyarakat bersangkutan.
Pada prinsipnya, aliran rekonstruksionisme memandang alam metafisika merujuk dualisme, aliran ini berpendirian bahwa alam nyata ini mengandung dua macam bakikat sebagai asal sumber yakni hakikat materi dan bakikat rohani. Kedua macam hakikat itu memiliki ciri yang bebas dan berdiri sendiri, sarna azali dan abadi, dan hubungan keduanya menciptakan suatu kehidupan dalam alam. Descartes, seorang tokohnya pernah menyatakan bahwa umumnya manusia tidak sulit menerima atas prinsip dualisme ini, yang menunjukkan bahwa kenyataan lahir dapat segera ditangkap oleh panca indera manusia, semen tara itu kenyataan bathin segera diakui dengan adanya akal dan petasaan hidup. Di balik gerak realita sesungguhnya terdapatlah kausalitas sebagai pendorongnya dan merupakan penyebab utama atas kausa prima. Kausa prima, dalam konteks ini, ialah Tuhan sebagai penggerak sesuatu tanpa gerak. Tuhan adalah aktualitas murni yang sarna sekali sunyi dan substansi.
Alam pikiran yang demikian bertolak hukum-hukum dalam filsafat itu sendiri tanpa bergantung padii ilmt pengetahuan. Namun demikian, meskipun filsafat dan ilmu berkembang ke arah yang lebih sempurna, tetap disetujui bahwa kedudukan filsafal lebih tinggi dibandingkan ilmu pengetahuan.
B. Tokoh-tokoh Rekonstruksionisme
Rekonstruksionisme dipelopori oleh George Count dan Harold Rugg pada tahun 1930, ingin membangun masyarakat baru, masyarakat yang pantas dan adil. Beberapa tokoh dalam aliran ini: Caroline Pratt, George Count, Harold Rugg
C. Tempat Asal Aliran Rekonstruksionisme
Rekonstruksionisme merupakan kelanjutan dari gerakan progresivisme. Gerakan ini lahir didasarkan atas suatu anggapan bahwa kaum progresif hanya memikirkan dan melibatkan diri dengan masalah-masalah masyarakat yang ada sekarang.
D. Pandangan Rekonstruksionisme dan Penerapannya di Bidang Pendidikan
Aliran rekonstruksionisme berkeyakinan bahwa tugas penyelamatan dunia merupakan tugas semua umat manusia atau bangsa. Karenanya pembinaan kembali daya inetelektual dan spiritual yang sehat akan membina kembali manusia melalui pendidikan yang tepat atas nilai dan norma yang benar pula demi generasi sekarang dan generasi yang akan datang, sehingga terbentuk dunia baru dalam pengawasan umat manusia.
Kemudian aliran ini memiliki persepsi bahwa masa depan suatu bangsa merupakan suatu dunia yang diatur, diperintah oleh rakyat secara demokratis dan bukan dunia yang dikuasai oleh golongan tertentu. Sila-sila demokrasi yang sungguh bukan hanya leori tetapi mesti menjadi kenyataan, sehingga dapat diwujudkan suatu dunia dengan potensi-potensi teknologi, mampu meningkatkan kualitas kesehatan, kesejahteraan dan kemakmuran serta keamanan masyarakat tanpa membedakan warna kulit, keturunan, nasionalisme, agama (kepercayaan) dan masyarakat bersangkutan.
Pada prinsipnya, aliran rekonstruksionisme memandang alam metafisika merujuk dualisme, aliran ini berpendirian bahwa alam nyata ini mengandung dua macam bakikat sebagai asal sumber yakni hakikat materi dan bakikat rohani. Kedua macam hakikat itu memiliki ciri yang bebas dan berdiri sendiri, sarna azali dan abadi, dan hubungan keduanya menciptakan suatu kehidupan dalam alam. Descartes, seorang tokohnya pernah menyatakan bahwa umumnya manusia tidak sulit menerima atas prinsip dualisme ini, yang menunjukkan bahwa kenyataan lahir dapat segera ditangkap oleh panca indera manusia, semen tara itu kenyataan bathin segera diakui dengan adanya akal dan petasaan hidup. Di balik gerak realita sesungguhnya terdapatlah kausalitas sebagai pendorongnya dan merupakan penyebab utama atas kausa prima. Kausa prima, dalam konteks ini, ialah Tuhan sebagai penggerak sesuatu tanpa gerak. Tuhan adalah aktualitas murni yang sarna sekali sunyi dan substansi.
Alam pikiran yang demikian bertolak hukum-hukum dalam filsafat itu sendiri tanpa bergantung padii ilmt pengetahuan. Namun demikian, meskipun filsafat dan ilmu berkembang ke arah yang lebih sempurna, tetap disetujui bahwa kedudukan filsafal lebih tinggi dibandingkan ilmu pengetahuan.
my calender n' clock
Blogroll
Blog Archive
Mengenai Saya
- Roseta_Lian
- saya adalah saya. Kadang menyukai kesederhanaan, kadang menyukai keanggunan. Segala sesuatunya tidak pasti karena menyesuaikan kondisi yang ada agar kita menjadi pribadi yang mudah beradaptasi dalam lingkungan yang baru

